Melbourne, kota yang tak pernah sepi dengan energi kreatif dan budaya yang kaya, menjadi destinasi favorit para pelancong dari seluruh dunia. Terkenal dengan cuaca yang bisa berubah dalam sekejap—”four seasons in one day”—Melbourne menawarkan pengalaman seru yang tidak bisa dilewatkan, mulai dari kuliner yang menggugah selera, kafe dengan kopi khas, hingga seni jalanan yang mendunia. Dalam artikel kali ini, saya akan membahas itinerary lengkap 4 hari di Melbourne yang mencakup kuliner, kafe, street art, dan festival. Penasaran? Yuk, kita mulai perjalanan kita!
Hari 1: Pengenalan ke Melbourne
Pagi: Tiba di Melbourne & Transportasi
Setelah terbang dari Sydney, kita tiba di Tullamarine Airport, yang hanya berjarak 20 km dari pusat kota Melbourne. Tapi jangan bingung, ada dua bandara utama di Melbourne: Tullamarine dan Avalon. Pastikan memilih yang tepat saat membeli tiket. Dari bandara, kita bisa naik Skybus menuju Southern Cross Railway Station. Biaya sekali jalan cukup terjangkau, sekitar AUD 19,75.
Makan Siang di Queen Victoria Market
Setibanya di pusat kota, kita langsung menuju Queen Victoria Market, pasar legendaris yang sudah ada sejak 1878. Di sini, kita bisa menikmati berbagai makanan lezat, mulai dari Avocado Crossando (sandwich dengan isian udang dan saus avokad), hingga Ghana Jolov Chicken, nasi gurih ala Timur Tengah yang warnanya merah dan rasanya luar biasa.
Kafe: Soul Cafe
Jangan lupa mampir ke Soul Cafe yang terkenal dengan kopi enak dan gelas kopi yang bisa dimakan. Mereka menyajikan strong almond flat white yang nikmat banget, terutama dengan gelas yang bisa dimakan setelah kopi habis!
Malam: Check-in Hotel & Walking Tour
Setelah puas jalan-jalan, saatnya check-in di The Jaz Corner Hotel yang menawarkan fasilitas lengkap, termasuk dapur mini, mesin kopi, dan pemandangan kota Melbourne yang memukau. Malamnya, kita ikut Culture Capital Walking Tour yang dipandu oleh guide lokal. Tur ini memberi kita banyak insight tentang sejarah Melbourne, termasuk tentang gang-gang kecil yang menjadi pusat street art di CBD.
Hari 2: Menjelajahi Street Art dan Sejarah
Pagi: Ngopi di Brother Baba Budan
Hari kedua dimulai dengan ngopi di Brother Baba Budan, tempat ngopi yang nggak boleh dilewatkan. Kopi di sini juara, terutama strong almond flat white yang pastinya bakal bikin hari lebih bersemangat.
Melanjutkan Walking Tour
Setelah ngopi, kita ikut Melbourne Sites Walking Tour yang membawa kita melihat berbagai tempat menarik, termasuk Royal Exhibition Building, yang terdaftar sebagai UNESCO World Heritage. Gedung megah ini dibangun pada tahun 1880 untuk memperkenalkan Australia kepada dunia.
Makan Siang di Laneways Melbourne
Melbourne terkenal dengan laneways-nya yang sempit dan penuh dengan kafe-kafe unik. Di sini, kita menemukan Hosier Lane, yang menjadi tempat street art paling ikonik. Setiap sudut gang penuh dengan mural yang menggambarkan budaya, politik, hingga humor lokal. Bikin betah berfoto-foto di sini!
Hari 3: Kuliner Unik dan Belanja
Pagi: Sarapan di Kafe Populer
Pagi ketiga, kita mulai dengan sarapan di Amiri Cafe & Dessert, di mana kita bisa menikmati Ice Matcha Latte yang segar. Matcha-nya creamy, rasanya pas banget—nggak terlalu manis dan nggak terlalu pahit. Mantap!
Menyusuri Arcade Victoria
Setelah sarapan, kita menyusuri Royal Arcade yang dibuka sejak 1870. Di sini, banyak toko-toko klasik yang menjual barang-barang unik, cocok buat yang suka belanja barang-barang vintage atau unik.
Makan Siang: Gidon & Grilled Butter Scallop
Siang ini kita makan di Gidon, tempat makan yang menyajikan berbagai hidangan laut lezat seperti Grilled Butter Scallop. Daging scallop-nya lembut dan bumbunya meresap sempurna.
Street Art Tour
Selesai makan, kita kembali mengeksplorasi Hosier Lane untuk melihat street art yang lebih keren lagi. Di sini, kita juga berkenalan dengan Dylan Alcott, juara paralimpiade dan atlet tenis kursi roda, yang kebetulan sedang syuting di sekitar area ini.
Hari 4: Pantai dan Rileks di Brighton
Pagi: Kopi di Blueors
Untuk memulai hari terakhir, kita ngopi di Blueors Cafe yang terkenal dengan kopi enaknya. Di sini, kita bisa menikmati strong almond flat white yang creamy dan kaya rasa.
Ke Brighton Beach
Hari ini kita melanjutkan perjalanan ke Brighton Beach, yang terkenal dengan bathing boxes-nya yang berwarna-warni. Area ini memang populer untuk foto-foto karena pemandangan yang unik dan latar belakang yang Instagramable banget!
Makan Siang di Lulu Eliana
Setelah puas foto-foto, kita makan siang di Lulu Eliana, yang menawarkan berbagai hidangan enak seperti risotto salmon asap. Tempatnya nyaman banget untuk bersantai dan menikmati makanan lezat.
Tabel Itinerary 4 Hari di Melbourne
Hari | Aktivitas | Lokasi | Keterangan |
---|---|---|---|
Hari 1 | Tiba di Melbourne, transportasi, kuliner di Queen Victoria Market | Queen Victoria Market, Southern Cross Station | Mencicipi Avocado Crossando, Ghana Jolov Chicken |
Hari 2 | Ngopi di Brother Baba Budan, Walking Tour | Melbourne CBD, Royal Exhibition Building | Menyusuri street art, mengunjungi landmark bersejarah |
Hari 3 | Sarapan di Amiri Cafe, kuliner di Gidon | Hosier Lane, Royal Arcade | Makan siang grilled scallop, menikmati seni jalanan |
Hari 4 | Ngopi di Blueors, Brighton Beach | Brighton Beach, Lulu Eliana | Menikmati kopi, berfoto di bathing boxes, makan siang |
Kutipan
“Melbourne itu benar-benar kota yang menyuguhkan sesuatu yang berbeda di setiap sudutnya. Mulai dari kafe dengan kopi enak, laneways penuh dengan seni, hingga pantai yang indah—semuanya bikin betah!” – Koper Kecil
Melbourne adalah kota yang penuh kejutan dan memiliki banyak sisi menarik yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Baik itu pecinta kopi, seni, kuliner, atau bahkan pantai, Melbourne punya semuanya! Jadi, jika kamu ingin merasakan pengalaman seru dalam 4 hari, coba ikuti itinerary ini dan siapkan diri untuk berpetualang!
Leave a Reply